Kim Jong Un Keliling Pabrik Rudal di Korut

Kim Jong Un Keliling Pabrik Rudal di Korut. Kim Jong Un baru saja melakukan kunjungan inspeksi ke beberapa pabrik amunisi utama di Korea Utara pada akhir 2025. Dalam lawatannya yang didampingi pejabat tinggi, ia menekankan pentingnya memperluas produksi rudal dan peluru untuk memenuhi kebutuhan angkatan bersenjata. Kunjungan ini jadi sinyal kuat bahwa pengembangan senjata strategis akan terus digenjot di tahun mendatang, terutama menjelang kongres partai penting awal 2026. BERITA BOLA

Isi Kunjungan dan Perintah Produksi: Kim Jong Un Keliling Pabrik Rudal di Korut

Kim Jong Un mengunjungi fasilitas produksi rudal dan amunisi di beberapa lokasi, termasuk yang memproduksi rudal balistik jarak pendek seperti Hwasong-11 series serta peluru roket launcher. Ia puas dengan hasil produksi kuartal terakhir 2025, tapi langsung beri arahan untuk tingkatkan kapasitas secara keseluruhan. Perintah utama adalah bangun pabrik baru dan modernisasi yang existing agar bisa penuhi permintaan militer yang semakin besar. Kunjungan ini bagian dari rangkaian aktivitas militer akhir tahun, setelah ia awasi uji coba rudal anti-pesawat dan inspeksi kapal selam nuklir.

Rencana Jangka Panjang untuk 2026: Kim Jong Un Keliling Pabrik Rudal di Korut

Kim sudah ratifikasi dokumen rancangan modernisasi pabrik amunisi besar, yang akan diajukan di kongres partai pekerja awal 2026. Kongres ini akan tetapkan rencana pembangunan lima tahun ke depan, dengan fokus utama pada sektor rudal dan peluru sebagai “penangkal perang” andalan. Ia tekankan bahwa produksi ini krusial untuk kuatkan deterensi militer, sambil beri tugas teknis dan ekonomi spesifik ke pabrik-pabrik tersebut. Langkah ini tunjukkan komitmen terus kembangkan teknologi rudal, termasuk yang lebih presisi dan canggih.

Konteks Strategi Pertahanan

Kunjungan Kim ini datang di tengah peningkatan uji coba rudal sepanjang tahun, yang bertujuan tingkatkan akurasi serang dan kemampuan tangkal ancaman eksternal. Pabrik-pabrik yang dikunjungi tampilkan lini produksi modern dengan mesin CNC dan stok rudal siap pakai dalam jumlah besar. Ini jadi bukti kapasitas industri pertahanan Korea Utara semakin mandiri dan ekspansif. Di 2026, diprediksi ada lonjakan produksi untuk dukung strategi jangka panjang, termasuk potensi sistem baru yang lebih advanced.

Kesimpulan

Kim Jong Un keliling pabrik rudal di Korut jadi langkah strategis untuk dorong produksi senjata di tahun baru. Dari perintah bangun pabrik baru hingga rencana kongres partai, semua mengarah pada penguatan militer signifikan. Kunjungan ini perkuat pesan bahwa sektor rudal tetap prioritas utama untuk jaga kedaulatan. Di awal 2026, dunia kemungkinan lihat implementasi lebih lanjut dari visi ini, dengan dampak potensial pada stabilitas regional. Fokus pada deterensi ini tunjukkan tekad Korea Utara hadapi dinamika geopolitik saat ini.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *