Prabowo Diprediksi Jadi Mediator Konflik Thailand-Kamboja

Prabowo Diprediksi Jadi Mediator Konflik Thailand-Kamboja. Konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja kembali memanas sejak awal Desember 2025, dengan baku tembak yang menewaskan puluhan orang dan memaksa ratusan ribu warga mengungsi. Di tengah situasi tegang ini, sejumlah pakar hubungan internasional memprediksi Presiden Prabowo Subianto berpotensi menjadi mediator untuk meredakan ketegangan. Prediksi ini muncul karena latar belakang Indonesia sebagai negara netral dan berpengalaman dalam diplomasi ASEAN. MAKNA LAGU

Latar Belakang Konflik yang Memanas: Prabowo Diprediksi Jadi Mediator Konflik Thailand-Kamboja

Sengketa Thailand-Kamboja berakar pada batas wilayah kolonial Prancis-Siam tahun 1907, terutama sekitar Kuil Preah Vihear dan area Segitiga Zamrud. Konflik sempat mereda setelah gencatan senjata Juli 2025 yang difasilitasi Malaysia, tapi pecah lagi akhir tahun ini. Baku tembak meluas ke beberapa provinsi, menyebabkan korban jiwa militer dan sipil, serta pengungsian massal. Upaya mediasi sebelumnya, termasuk dari luar ASEAN, gagal sepenuhnya, membuat kawasan khawatir akan eskalasi lebih lanjut yang mengganggu stabilitas regional.

Alasan Prabowo Diprediksi sebagai Mediator: Prabowo Diprediksi Jadi Mediator Konflik Thailand-Kamboja

Beberapa pakar, seperti Hikmahanto Juwana dan Teuku Rezasyah, menilai Prabowo memiliki peluang besar mendamaikan kedua negara. Latar belakang militer Prabowo dihormati oleh pihak Thailand dan Kamboja, sementara Indonesia punya rekam jejak sukses mediasi serupa pada 2011 saat jadi ketua ASEAN. Prabowo juga aktif di panggung internasional, tapi kurang terlibat isu regional akhir-akhir ini. Prediksi ini diperkuat karena konflik bisa berdampak ekonomi bagi ASEAN, dan Indonesia sebagai pendiri organisasi diharapkan ambil peran lebih aktif untuk jaga perdamaian.

Tantangan dan Harapan Diplomasi ASEAN

Meski prediksi positif, tantangan besar karena kedua negara saling tuduh dan tolak mediasi pihak ketiga tertentu. DPR RI bahkan mendorong Prabowo inisiatif pertemuan darurat ASEAN atau pendekatan bilateral. Harapannya, diplomasi musyawarah khas ASEAN bisa redakan ketegangan, hindari perang terbuka, dan perkuat solidaritas kawasan. Pakar menyarankan Prabowo audiensi langsung dengan pemimpin Thailand dan Kamboja untuk buka ruang dialog.

Kesimpulan

Prediksi Prabowo jadi mediator konflik Thailand-Kamboja mencerminkan kepercayaan pada kepemimpinan Indonesia di ASEAN. Di saat ketegangan memuncak dan mediasi sebelumnya tak bertahan lama, peran aktif Prabowo bisa jadi kunci perdamaian regional. Kejadian ini mengingatkan pentingnya dialog damai antaranggota ASEAN untuk jaga stabilitas dan pertumbuhan bersama. Semoga inisiatif cepat muncul, sehingga konflik bersejarah ini tak lagi merugikan rakyat kedua negara dan kawasan luas.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *